oleh

” Seriusi Masalah Sampah ” Kadis LH Yanti Putri Implementasikan Tentang Persampahan Dalam Regulasi yang Sudah Dibuat Oleh Pemerintah Kota Manado

TopManado.com, Manado – Dalam upaya Pemerintah Kota Manado untuk menangani permasalah sampah yang sampai saat ini menjadi polemik di tengah masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kota Manado menggelar Sosialisasi guna keseriusan Pemerintah dalam penanganan sampah. Sosialisasi yang diselenggarakan di Kantor Camat Tuminting pada Rabu, ( 28/04/2021 ) dengan tema “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahan Kota Manado”.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Budi Paskah Yanti Putri, SH, MH.,seperti pantauan langsung Media TopManado.com menegaskan bahwa ide ini muncul karena beliau merasa terpanggil untuk memberikan pemaparan dan pemahaman kepada masyarakat dan pemerintah dalam hal ini para Camat dan Lurah untuk saling bekerjasama agar segala informasi dan gagasan bisa langsung sampai kepada masyarakat Kota Manado dan ditindaklanjuti, agar masyarakat juga bisa memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap wilayahnya masing – masing, karena DLH tidak bisa berjalan sendiri, ” tegas Kadis Yanti.


Ditegaskan juga dalam penyampaian materi selama sosialisasi bahwa karena pemahaman masyarakat masih kurang, maka Kadis LH Yanti Putri membuat satu gagasan sebagai bentuk ajakan untuk implementasikan sebagai regulasi yang sudah dibuat Pemerintah Kota Manado, karena masalah sampah sangat urgen khususnya Kota Manado. Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado akan berusaha menyesuaikan dengan baik sekalipun kurangnya anggaran, bukan hanya berhenti di sosialisasi tapi harus dibuatkan perencanaan anggaran untuk membantu masalah pengelolaan persampahan.


Dari beberapa hal penting, ada juga tiga hal penting yang disampaikan oleh Kepala Dinas LH Yanti Putri juga sebagai Narasumber yakni mengenai “penguatan rencana/rancangan untuk pengelolaan sampah, penguatan regulasi pengelolaan sampah dan koordinasi semua pihak dalam pelaksanaan ” , dengan mengacu pada tema HPSN untuk tahun ini yakni “Sampah Bahan Baku Di Masa Pandemi”.

Kadis LH Yanti Putri dalam penyampaiannya juga, mengajak agar supaya masyarakat bisa memberdayakan sampah untuk daur ulang. Hal ini juga memungkinkan juga untuk menekan angka penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan.
Pada target pengurangan sampah TPA untuk sampah rumah tangga 30% yang akan ditangani dan untuk sampah di perairan di targetkan 60% bisa ditangani.

Aktivis bank sampah Marlon Kamagi yang juga sebagai Narasumber merupakan salah seorang penerima beasiswa Australian Award bertajuk Sustainable Tourism For Regional Growth 2017 dari Sulawesi Utara memberikan arahan bagaimana cara memilah sampah dan juga mengungkapkan bagaimana menjadikan sampah plastik yang juga bisa sangat memiliki nilai jual.

Marlon Kamagi juga mengajak masyarakat dan semua untuk mulai memilah sampah.
Sampah rumah tangga tidak di bawa lagi ke TPA, begitu juga plastik, hanya sampah yang tidak dapat di daur ulang.
Dia juga mengajak untuk tiap kecamatan membuka bank sampah dgn membuat MoU dengan mereka PT Kompis, bisa dibuka link aplikasi Kompis, untuk memberdayakan sampah plastik.

Untuk Provinsi Sulawesi Utara sendiri setidaknya telah memiliki 20 bank sampah yang sudah tersebar. Tentunya untuk mensukseskan bagaimana menghadapi permasalahan sampah memang harus bekerja sama, tidak mungkin bekerja sendiri, ” tutur Marlon Kamagi “.
Dalam sampah Rumah tangga komposisi 50 – 60 % adalah organik, dan seharusnya sampah organik ini tidak boleh sampai TPA atau ditimbun saja. Dalam tinjaunya untuk TPA Sumompo sendiri menurutnya adalah 62% adalah sampah organik.

Tentunya juga yang disampakan yang belum diketahui oleh masyarakat mengenai Komposisi sampah rumah tangga yaitu 50% organik, 20% recycling, 30% residu.
Menurutnya jika masyarakat dapat mengelola sampah organik dan sampah recycling menjadi pupuk kompos, itu sudah mengurangi 70% sampah yang ada di lingkungan sekitar. “Dengan adanya bank sampah kita bisa mengedukasi masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah Kota Manado ,” bebernya.

Kegiatan ini dihadiri masyarakat di tiga Kecamatan, Bunaken, Tuminting, dan Bunaken Kepulauan
Turut hadir juga Camat Bunaken Kepulauan Christian Salindeho SH, Sekcam Tuminting Jhonli Kasenda SIP, Lurah Tumumpa Satu Neltje Kasori SE.

( D R )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed